Portal Kabupaten Sijunjung

132 PENANGGUNG JAWAB DAN OPERATOR IKUTI BIMTEK SIKS-NG

Bapppeda bekerjasama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sijunjung gelar Bimtek dan Workshop bagi penanggung jawab dan petugas entry data/operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) tingkat Nagari se-Kabupaten Sijunjung guna untuk antisipasi pemalsuan data sehingga mendapatkan data yang validasi.

Maka dari itu, 132 orang peserta ikuti Bimbingan Teknis dan Workshop yang terdiri dari 8 orang Tim Kabupaten, 62 orang Wali Nagari dan 62 orang penanggung jawab dan petugas entry data/operator SIKS-NG di The Axana Hotel Padang, Rabu-Jumat, 12-14 September 2018.

Kegiatan itu dibuka oleh Bupati Yuswir Arifin, Rabu malam (12/9) dan dihadiri Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika serta undangan lainnya.

Pada saat itu, Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin mengapresiasi kegiatan tersebut, karena dengan adanya Bimtek ini meningkatkan kualitas dalam pengelolaan data kemiskinan dan kesejahteraan sosial di Kabupaten berjuluk Lansek Manih.

“Dengan adanya Bimtek ini mampu meningkatkan kualitas dalam pengelolaan data kemiskinan dan kesejahteraan sosial di Kabupaten Sijunjung sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran,”ungkapnya.

Kemudian, Dia berharap kepada peserta Bimtek untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik sampai selesai sehingga nantinya menjadi satu persepsi dan terhindar dari ketidaktepatan data.

“Harapan saya agar peserta Bimtek yang ada saat ini dari 62 Nagari se-Kabupaten Sijunjung tidak berganti ganti, karena nantinya akan menjadi kesalahpahaman data, dan data yang ada menjadi tidak valid,” tutupnya.

Dalam laporannya Kepala Bapppeda, Febrizal Ansori mengatakan sesuai Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 28 Tahun 2017, dimana hasil verifikasi, validasi dan pemutakhiran basis data terpadu yang telah dilaksanakan dilapangan harus di input kedalam SIKS-NG untuk dapat dilegalkan menjadi BDT termutakhirkan oleh Menteri Sosial RI.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta arti pentingnya data terpadu penanggulangan kemiskinan yang akurat, validitas dan up to date, dengan narasumber dari Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN) Kementerian Sosial RI,” jelasnya.

” Sehingga tersedianya basis Data Terpadu yang akurat, validitas dan Up to Date yang berguna untuk melakukan perencanaan, penetapan sasaran penerima manfaat dan monitoring-evaluasi perlindungan sosial dan penanganan kemiskinan dengan sasaran pelaksanaan program individu, keluarga dan rumahtangga” lanjutnya. (Dicko-kominfo)@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.