Portal Kabupaten Sijunjung

40 PERAJIN TENUN UNGGAN DILATIH DIVESIFIKASI PRODUK

Pemerintah Kabupaten Sijunjung bekerjasama dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang terus menjalin kerjasama dalam meningkatkan keterampilan para perajin tenun Unggan.

Seperti, Jumat (19/5) sebanyak 40 orang perajin tenun Unggan kembali dibekali keterampilan peningkatan kualitas tenun Unggan.Pelatihan diversifikasi produk bagi petrajin tenun Unggan ini dibuka Bupati Yuswir Arifin di ruang rapat kantor bupati setempat.

Hadir pada pembukaan tersebut, Rektor ISI Padang Panjang, Prof.Novesar Jamarun beserta staf pengajar, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Kopreasi dan UKM, Em Yasri, Kabid Perindustrian, Hendri Nurka, kepala OPD terkait dan Sekcam Sumpur Kudus.

Dihadapan peserta, Bupati Yuswir Arifin meminta para perajin tenun Unggan untuk terus berkarya dan menciptakan inovasi-inovasi baru.Selain menciptakan inovasi baru, orang nomor satu di kabupaten berjuluk Ranah Lansek Manih ini juga mengingatkan perajin tenun untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas hasil tenun.

“Dengan adanya inovasi baru, peningkatan mutu dan kualitas, produk yang dihasilkan dapat cepat diterima pasar,” ucap bupati.

Sementara Rektor ISI Padang Panjang, Novesar Jamarun mengangatakn, pihaknya sebagai perguruan tinggi di Sumatera Barat terus berkomitmen memberikan pendidikan dan memberdayakan ekonomi masyarakat.

Salah satunya, sebut Novesar Jamarun, memberikan pelatihan keterampilan bagi perajin tenun Unggan.” Alhamdulilah, kegiatan yang kita lahirkan mendapat suport dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Sijunjung, Em Yasri menyebutkan, pelatihan peningkatan kualitas tenun Unggan ini merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Sijunjung dengan ISI Padang Panjang.

Pelatihan yang digelar selama lima hari diikuti 40 perajin.Metreka nantinya dilatih merubah hasil produk menjadi berbagai macam produk, seperti berupa tas, sepatu, alas meja, sajadah dan aneka produk lainnya.

“Dengan adanya produk baru ini diharapkan selera konsumen terhadap produk tenun menjadi meningkat dan peluang pasar juga meningkat,” tuturnya.[email protected]

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.