Portal Kabupaten Sijunjung

BANJIR BANDANG RENDAM RUMAH WARGA NAGARI LANGKI

Ranah lansek manih lagi-lagi dapat musibah, banjir bandang merendam rumah dan lahan pertanian warga di Nagari Langki Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung akibat curah hujan sangat tinggi, Jumat (6/7).

Benar, banjir di Nagari Langki bermula dari pagi karena tidak ada yang melapor sehingga kami pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung mendapat informasi sudah sore, kata Kepala BPBD Hardiwan melalui via whatsApp.

Penyebab banjir bandang dengan ketinggian mencapai pinggang orang dewasa tersebut karena curah hujan yang sangat tinggi disertai angin kencang dan mengakibatkan puluhan rumah dan lahan pertanian warga terendam, ujar Hardiwan.

Setelah mendapatkan informasi, Tim Reaksi Cepat (Rescue) BPBD langsung turun ke  lokasi untuk memberikan bantuan logistik, obat-obatan, pembuatan dapur umum, dan tempat pengungsian sementara, jelas Dia.

Dari empat Jorong yang terendam di Nagari Langki tersebut dikatakan Hardiwan, pihaknya sudah mendata tiga Jorong yang berhasil di data yaitu Jorong Muaro Linggo kerusakan pada bangunan rumah sebanyak 27 rumah (KK) diantaranya 15 rumah rusak berat dan 12 rumah rusak ringan, padi didalam karung hanyut sebanyak 3.000 gantang, ternak kambing sebanyak 25 ekor hanyut, alat elektronik rusak, tiga Los pasar hanyut, satu jembatan rusak ringan, Masjid Sukur mengalami kerusakan ringan berupa 4 karpet hanyut dan jinset rusak.

Di Jorong Liambang kerusakan pada bangunan sebanyak 14 rumah terdiri dari 10 rusak ringan dan empat rusak berat, tiga polongan jalan rusak berat, satu jembatan rusak ringan.

Sedangkan di Jorong Koto Langki tanaman padi masyarakat siap panen sebanyak 30 hektar rusak berat.

Dari kejadian tersebut diperkirakan kerugian material sebesar Rp. 500.000.000,-( lima ratus juta rupiah), sementara tidak ada korban jiwa.

kondisi banjir yang merendam puluhan rumah warga, meskipun air sudah terlihat surut, warga tetap mengungsi di Posko yang telah disediakan BPBD, Hal tersebut dilakukan karena rumah mereka masih penuh dengan sisa material banjir, tutupnya. (Dicko-kominfo)@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.