Portal Kabupaten Sijunjung

BELANJAKAN APBD DENGAN MENINGKATKAN KEIKHLASAN

 Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung H. Hendri Susanto, Lc mengajak dan mengingatkan Pemkab Sijunjung dalam membelanjakan APBD selalu menjaga niat dan meningkatkan keikhlasan.

 “Kami mengajak dan mengingatkan kembali akan obsesi dan cita-cita awal kita hadir ke permukaan dunia ini. Kita tidak akan diciptakan oleh Allah kecuali hanya untuk beribadah kepada-Nya.

 Untuk itu, kami mengingatkan pemerintah daerah selaku eksekutor dalam membelanjakan APBD agar  selalu menjaga niat dan meningkatkan keikhlasan kita setiap saat. Karena apa pun program dan kegiatan yang akan kita jalankan, mulai dari sekotor pertanian, pendidikan, kesehatan, pertambangan, keamanan dan seterusnya, adalah mata rantai ibadah kita yang semoga tidak akan putus selamanya hingga ajal datang menjemput kita,” kata Hendri Susanto, Senin (11/12), di Muaro Sijunjung.

 Inilah ibadah sosial yang sangat tinggi nilainya. Seakan terlukis dalam Agama Islam, bahwa penghuni Surga tidak akan terbang dengan satu sayap modal ibadah kepada Allah semata. Dia tidak akan lengkap, jika hablum minannas atau ibadah sosial tidak dimaksimalkan.

 “Maka kita, tanpa kecuali, punya misi, tugas dan peluang yang sama di tempat kita masing-masing untuk menuntaskan amanah sosial tersebut. Karena kita yakin, Indonesia yang luas ini bisa diwariskan oleh para pejuang kita kepada anak cucu bangsa, adalah karena mereka begitu tulus dan ikhlas dalam mengabdi, berjuang dan berkontribusi untuk generasi selanjutnya. Hanya abdi-abdi yang ikhlas yang tidak silau oleh fatamorgana dunia dan nafsu. Mereka punya stok mata air energi dan amunisi kehidupan yang tidak akan pernah kering. Karena mereka telah menjaga ikatan janji setianya sejak bermula di alam rahim menjelang terlahir di alam dunia,” jelas Hendri Susanto.

 “Kunci berikutnya adalah kokohnya persatuan dan kebersamaan kita lintas lembaga, dinas dan instansi. Karena itu kami mengusulkan kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan nilai-nilai kebersamaan kita, untuk silaturrahim informal kita pupuk dan kita fasilitasi, seperti melalui kegiatan kerohanian dan olahraga fisik mau pun melalui pertemuan singkat berupa tea break atau coffer break dan sebagainya.

 Karena terkadang, hanya dengan secangkir kopi dan senyum singkat bertatap, bisa menyelesaikan sebuah masalah besar. Sehingga rapat-rapat formal kita menjadi lebih hangat, lebih kondusif dan lebih akrab. Bukankah Surga itu dijanjikan oleh Allah salah satunya untuk dua hambah-Nya yang saling mencintai, mengunjungi, menolong dan mendoakan karena Allah? Bukankah ridha Allah dan Surga itu tempat tujuan akhir yang paling abadi kita dambahkan?” kata Hendri Susanto yang juga seorang buya. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.