• Subscribe

    Your Name (required)

    Your Email (required)

    Subject

    Your Message

(0754) 20064
[email protected]

Sektor Perdagangan, Industri dan Koperasi

Perdagangan

Industri

Koperasi

Kabupaten Sijunjung dilewati oleh jalan lintas Sumatera dari utara sampai selatan ± 95 km yang selalu dilalui oleh kendaraan, baik menuju Jakarta, Propinsi Riau ataupun Propinsi Jambi. Hal ini sangat berpotensi terhadap peluang berinvestasi terhadap sektor perdagangan.

Masyarakat Kabupaten Sijunjung terutama yang bertempat tinggal di ibukota kabupaten pada umumnya berasal dari pendatang, maka peluang inilah yang harus digunakan oleh investor untuk memenuhi kebutuhan baik primer, sekunder, maupun tertier.

Salah satu potensi di sektor perdagangan yang dimiliki Kabupaten Sijunjung adalah pasar ternak Palangki yang merupakan pasar regional pulau Sumatera sehingga banyak pedagang ternak yang berasal dari luar kabupaten dan luar provinsi, dengan luas ± 1,5 Ha yang menampung 1.500 ekor ternak (sapi dan kerbau). Selain itu, terdapat pasar ternak Kumanis skala kabupaten yang dikelola kecamatan dengan daya tampung 75 ekor ternak (kambing, sapi, dan kerbau). Los pasar ikan tradisional/kios mini ikan sampai tahun 2014 terdapat 6 unit yang menyatu dengan pasar. Masih terdapatnya pasar yang belum memiliki los pasar ikan/kios mini sementara kebutuhan masyarakat yang cukup tinggi terhadap ikan laut dan air tawar.

Di bidang perindustrian banyak hal yang belum terkelola dan diolah dengan baik, seperti kayu-kayuan, hasil pertanian dan perkebunan dalam skala industri kecil dan menengah. Untuk kayu-kayuan Kabupaten Sijunjung mempunyai hasil kayu yang berlimpah dan bahkan sebagian daerah di Sumatera Barat kayunya berasal dari Kabupaten Sijunjung. Ini berarti peluang besar untuk investasi di bidang perabotan (furniture) dan profil/lumbersering. Selain itu Kabupaten Sijunjung sebagai penghasil karet terbesar kedua di Sumatera Barat memiliki potensi kayu karet yang sudah tua untuk diolah menjadi perabot (furniture) bahkan hasil kerajinan dari kayu lainnya.

Potensi batu mar-mar yang berlokasi di daerah Tanjung Lolo, Kamang Baru dan daerah Tanjung Bonai Aur dimana kualitas mar-marnya terbaik di Indonesia merupakan peluang investasi bagi industri pengolahan batu mar-mar. Selain itu Kabupaten Sijunjung memiliki rotan dan manau yang berpotensi namun belum dikelola dengan maksimal, begitu juga untuk bambu saat ini sebagian besar petani baru menjual untuk bahan baku dan sedikit menjual barang olahan.

Dalam hal peningkatan potensi dan peluang bagi pelaku usaha tenun, pemerintah daerah melakukan upaya diantaranya pemakaian tenun Unggan setiap hari Kamis, mengikuti fashion show yang menggait designer nasional untuk mempergunakan tenun Unggan, sehingga tenun bisa digunakan dengan lebih fashionable serta dikenal di tingkat nasional serta adanya pemikiran untuk membuat perkampungan tenun Unggan.

 

Percepatan kemajuan perekonomian di Kabupaten Sijunjung tidak terlepas dari peran serta koperasi yang ada. Dalam rangka kerjasama, koperasi ikut berperan aktif, baik kerjasama dalam perdagangan maupun bekerjasama dalam memasarkan produk seperti produk IKM, elektronik, kendaraan, dan investasi dalam bentuk lain.

Demi pengembangan koperasi, banyak peluang yang diberikan oleh pemerintah baik pusat maupun pemerintah provinsi dan daerah. Peningkatan kelembagaan dan SDM koperasi melalui pelatihan koperasi dalam rangka peningkatan SDM. Terdapatnya bantuan APBN dan APBD Tk I untuk koperasi berupa Bansos, Dana UKM Mart, Dana MAP, dan Koperasi Pembina PKL.

error: Mouse Klik kanan anda rusak !!