Portal Kabupaten Sijunjung

DELAPAN NAGARI BERKOMPETISI MENJADI YANG TERBAIK

Delapan nagari unggulan delapan kecamatan, berkompetisi di tingkat Kabupaten Sijunjung untuk menjadi yang terbaik pada tahun 2018 ini.

Kedelapan nagari itu, Siaur (unggulan Kecamatan Kamang Baru) Tanjung Bonai Aur(unggulan Kecamatan Sumpur Kudus), Pamuatan (Kupitan), Koto Tuo (IV Nagari), Pematang Panjang (Sijunjung), Bukit Bual (Koto VII), Sibakur (Tanjung Gadang) dan Nagari Kampung Dalam (unggulan Kecamatan Lubuk Tarok).

 “Penilaian tingkat kabupaten, akan dimulai awal Juli mendatang,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Sijunjung,  Drs. H. Syukri, MMdidampingi Kasi Kerja Sama dan Evaluasi Perkembangan Nagari, Salim, di ruang kerjanya, Kamis (17/5).

Sesuai peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 tahun 2015, tentang evaluasi perkembangan desa (nagari) dan kelurahan, indikator yang dinilai dalam penilaian nagari meliputi bidang pemerintahan, kewilayahan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kapasitas masyarakat, PKK serta bidang kelembagaan dan partisipasi masyarakat.

Sedangkan tujuan penilaian, adalah untuk mengevaluasi dan mengetahui secara pasti perkembangan, kemajuan, keberhasilan, kelebihan dan prestasi yang dicapai nagari, baik di sektor pembangunan dan pemerintahaan, mau pun di bidang kemasyarakatan.

Supaya pemerintahan nagari dan masyarakat tidak terbebani, sekaligus untuk kelancaran pelaksanaan penilaian, setiap nagari yang dinilai dibantu biaya konsumsi Rp1 juta, jelas Syukri

Selain bantuan, dalam pemilihan nagari berprestasi tingkat kabupaten yang tujuan utamanya untuk mengetahui sejauh mana masyarakat mampu melaksanakan pembangunan serta menjaga dan memelihara, dengan harapan ke depan lebih ditingkatkan, Pemkab Sijunjung menyediakan hadiah Rp38 juta.

Hadiah itu disiapkan  untuk nagari terbaik pertama Rp20 juta, terbaik kedua Rp10 juta dan terbaik ketiga Rp8 juta. Hadiah juga dilengkapi dengan piala dan piagam penghargaan.

Disamping menerima piala serta piagam penghargaan dan tabanas, nagari yang terpilih sebagai terbaik pertama, kedua dan ketiga, juga berpeluang untuk mewakili Kabupaten Sijunjung dalam mengikuti lomba nagari berprestasi di tingkat Sumbar tahun 2019mendatang.

“Karena tujuan pemilihan nagari berprestasi untuk mengetahui hasil pembangunan yang telah dilaksanakan, kita berharap dalam penilaian, walinagari dan masyarakat menjelaskan fakta dan kenyataan yang ada, jangan merekayasa data,” harap Kepala DPMN, Syukri. –[email protected]

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.