Portal Kabupaten Sijunjung

Emriadi Penyuluh Agama Islam Berprestasi

Kamang. MC. Sijunjung, – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kamang Baru, Emriadi, S. Ag, terpilih sebagai Penyuluh Agama Islam Fungsional berprestasi tingkat Kabupaten Sijunjung pada tahun 2019 ini.

Atas prestasi yang diraih, Emriadi dipercaya mewakili Kabupaten Sijunjung dalam mengikuti pemilihan Penyuluh Agama Islam Fungsional berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat, kata Kepala KUA Kecamatan Kamang Baru, Mulyanto, S. Ag, di Kota Solok, Senin (17/6).

Mulyanto hadir di Kota Solok, kapasitasnya adalah sebagai offisial  kafilah Kabupaten Sijunjung yang mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) nasional ke-38 tingkat Provinsi Sumatera Barat dari Sabtu  sampai Sabtu (15-22/6).

Setelah dilaksanakan penilaian administrasi di Kota Padang beberapa hari lalu, Emriadi berhasil masuk enam besar. Guna menentukan terbaik I, II, III serta harapan I, II dan harapan III, akan dilakukan penilaian lapangan oleh tim penilai tingkat Provinsi Sumatera Barat, Senin (24/6) mendatang, ulas Mulyanto.

Terpilihnya Emriadi sebagai Penyuluh Agama Islam Fungsional berprestasi tingkat Kabupaten Sijunjung pada tahun 2019 ini, disamping serius dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diemban, Emriadi juga berkipra dan aktif pada berbagai kegiatan di bidang keagamaan.

Kipra dan keaktifan Emriadi pada berbagai kegiatan di bidang keagamaan, antara lain pendiri dan ketua Yayasan Nurus Salikin seta pendiri dan ketua Yayasan Tunas Bakti. Pada tahun depan, Penyuluh Agama Islam Fungsional itu juga berencana mendirikan pondok pesantren

Yayasan Nurus Salikin, memiliki Taman Pendidikan Quran (TPQ), Madrasah Diniah Takmalia Awalia (MDTA) dan Madrasah Ibidaiyah (MI). Sedangkan Yayasan Tunas Bakti, mengelola bidang pendidikan anak usia dini.

Kipra Emriadi yang lain adalah mendirikan ruma mualaf pada tahun 2016. Sekarang mualaf yang dibina oleh Emriadi bersama pengurus, ada 40 orang. Ke-40 mualaf itu adalah warga Medan, Nias dan Jawa yang kini berdomisili di Timpeh, Sungai Lansek, Sungai Tambang dan di Nagari Muaro Takuang, Kecamatan Kamang Baru yang memeluk Agama Islam atas kesadaran sendiri.

Disamping berkipra dan aktif pada berbagai kegiatan di bidang keagamaan,  Emriadi juga menulis buku berisi kumpulan tausyiah yang disampaikannya pada Gerakan Subuh Berjemaah (GSB) tingkat Kecamatan Kamang Baru yang sudah digalakan sejak tiga tahun lalu.

“Bahkan pada pelaksanaan penilaian lapangan oleh tim penilai tingkat Provinsi Sumatera Barat, Senin (24/6) mendatang, Emriadi akan meluncurkan buku berjudul Kewajiban Umat Islam Terhadap Mualaf,” jelas Mulyanto. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.