Portal Kabupaten Sijunjung

HADAPI PRA UN DAN UNBK 2018/2019, DIKBUD SIJUNJUNG MATANGKAN KESIAPAN

Sebanyak 96 Kepala Sekolah (Kepsek) dan Pengawas Sekolah tingkat SMP, MTs dan Kepsek SMA dan SMK tingkat Kabupaten Sujunjung, Provinsi Sumatera Barat mematangkan kesiapan hadapi Pra Ujian Nasional (Pra UN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018.

Kebulatan tekad mensukseskan dan pematangan hadapi Pra UN 2018 itu dilaksanakan di Aula Dikbud Sijunjung pada Selasa (6/11). Kegiatan tersebut langsung dipimpin Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjung, Ramler, SH, MM.

Dalam rapat tersebut Ramler didampingi Kabid SMP Yulius Maleni, SPd, MM dan Kasi Kurikulum SMP, Usman Gumanti.

Rapat pembahasan Pra UN dan UNBK itu diikuti 96 peserta, yang terdiri dari Kepsek SMP/MTs sebanyak 63 orang, Kepsek MA sebanyak 4 peserta, Kepsek SMA sebanyak 14 peserta, Kepala SMK sebanyak 7 peserta dan pengawas SMP 8 peserta.

Ramler menyebutkan, jumlah peserta SMP/MTs sebanyak 3.919 siswa, rancangan UN tahun 2019 sebanyak 100 persen dan perkiraan simulasi pertama November 2018, simulasi kedua Januari 2019, gladi kedua April 2019 dan UN April 2019.

Tempat pelaksanaan SMP/MTs Mandiri di 13 sekolah dengan jumlah daya tampung 1.363 orang, yang bergabung dengan SMA/SMK sebanyak 49 sekolah dengan jumlah 2.556 peserta.

“Nah, untuk itu mohon kepada kepada Kepsek SMA, MA, dan SMK berkenan memfasilitasi tempat, waktu dan kebutuhan lainnya. Begitu juga diharapkan agar Kepsek SMP Mandiri menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dan berkoordinasi dengan sekolah yang telah lebih dahulu melaksanakan UNBK”, jelas Ramler.

Disebutkan Ramler, Pra UN dilaksanakan secara tertulis (UNKP) kecuali SMPN 11 Sijunjung Pra UN dengan komputer. “Agar sekolah yang telah memiliki komputer untuk bersiap dan mempersiapkan diri menuju ujian dengan komputer”, imbuh Ramler.

Ditambahkan Ramler, Pra UN pertama SMP/MTs TP 2018/2019 dilaksanakan pada 12-16 Nopember 2018, pra UN kedua SMP/MTs 2018/2019 dilaksanakan bulan Februari 2019.

“Agar Pra UN dilaksanakan dengan baik dan jujur, diminta Kepsek supaya mempedomi edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nomor; 421/3582/Dikbud-2018 tanggal 17 Oktober 2018”, terang Ramler.

Untuk diketahui, pada tahun pelajaran (TP) tahun 2016/2017, UN tingkat SD berada di posisi 13 dan SMP/MTs di posisi 12. ” Artinya mengalami peningkatan dibanding tahun ajaran 2015/2016 yang hanya bercokol diposisi 17 untuk SMP/MTs dan untuk SD bercokal diposisi rangking 16″, sambungnya.

“Kita harapkan pada TP 2018/2019 masuk nominasi rangking 10 besar dalam UN. Dan UNBK 2017 posisi 35 persen, UNBK 2018 63 persen dan 2019 optimis 100 persen”, harapnya. (Andri Kampay)@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.