Portal Kabupaten Sijunjung

Kepala Dukacapil Irup di SMP 29

Batu Balang. MC. Sijunjung, – Mengawali proses belajar mengajar tahun ajaran 2019/2020, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sijunjung, Febrizal Ansori, SH, M. Si menjadi inspektur upacara (Irup) pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 29 Sijunjung, di Batu Balang Nagai Limo Koto, Kecamatan Koto VII, Senin (15/7).

Dalam upacara yang diikuti segenap siswa serta dihadiri kepala SMP 29; Desy Delarosa bersama majelis guru, Febrizal Ansori didampingi Kepala Bidang Pencatatan Sipil; Engdiarti dan Kepala Seksi Pencatatan Sipil; Yelita.

Kepada seluruh siswa SMPN 29, Kepala  Dukcapil   Febrizal Ansori mengingatkan supaya punya cita-cita dan target dalam menuntut ilmu.

“Dalam mengikuti proses belajar mengajar, para siswa saya ingatkan supaya punya cita-cita dan target. Artinya, setelah menamatkan SMP, kita mau melanjutkan kemana dan mau menjadi apa, harus jelas. Cita-cita dan target itu harus ada, supaya kita termotivasi untuk mencapainya,” kata Febrizal Ansori.

Kemampuan orangtua yang terbatas jangan dijadikan penghalang. Sekarang tidak ada lagi alasan untuk tidak melanjutkan pendidikan, karena pemerintah sudah mempasilitasi segalanya. Kuncinya adalah kemauan dan semangat belajar.

Selain tentang cita-cita dan target,  Febrizal Ansori juga mengingakan siswa SMPN 29  supaya mempuganakan HP untuk hal yang positif. Jangan untuk yang negatif.

Bila tidak dipergunakan untuk hal yang positif, HP sangat berbahaya terhadap pemiliknya. Bahkan bisa mengancurkan masa depan pelajar, karena lewat HP berbagai hal negatif bisa ditonton.

“Karena itu, seluruh siswa SMP 29 saya ingatkan supaya mempuganakan HP untuk hal yang positif. Jangan untuk yang negatif,” pesan Febrizal Ansori.

Disamping mempergunakan HP untuk hal yang positif, seluruh siswa SMP 29 juga diingatkan supaya menjauhi narkoba sebelum terjebak dan terperangkap, karena  bahaya penyalahgunaan narkoba sangat dasyat dan menakutkan. Korbannya hidup dalam kesengsaraan, kenestapaan dan kehancuran yang akhirnya mati secara tidak wajar dengan kondisi sangat menyedihkan dan memilukan.

Pada acara tambahan, kepala  Dukcapil   memberikan hadiah kepada lima siswa SMP 29 yang mampu menjawab pertanyaan. Disamping hadiah, juga diserahkan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada lima siswa.

Usai upacara, memenuhi permintaan kepala SMP 29, Desy Delarosa, dilaksanakan pertemuan dengan majelis guru, pada sebuah ruangan. Setelah Febrizal Ansori menjelaskan tugas, fungsi dan tanggungjawab Dukcapil, berbagai pertanyaan muncul dari para pendidik itu.

Mulai dari siswa yang belum punya akte kelahiran, sampai kepada nama guru yang salah dalam KTP serta pindah domisili ditanyakan oleh majelis guru. Setelah dijelaskan dengan lancar, lugas dan rinci oleh Febrizal Ansori, seluruh penanya terlihat puas.

“Kami sangat bersyukur bapak kepala  Dukcapil yang menjadi Irup di SMP 29 ini. Rasanya kehadiran bapak Senin ini bagaikan diutus oleh Allah SWT. Karena kami sangat membutuhkan. Banyak hal yang ingin kami tanyakan, seperti yang sudah bapak jawab. Terima kasih pak,  semua permasalahan yang kami hadapi sudah ada solusinya,” kata kepala SMP 29, Desy Delarosa. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.