Portal Kabupaten Sijunjung

Mahyeldi Khatib Idul Adha Di Padang Sibusuk

Pdg. Sibusuk. MC. Sijunjung, – Sesuai rencana, yang akan menjadi imam dan khatib pada Shalat Idul Adha 1440 H, di lapangan sepakbola Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung, Minggu  (11/8), adalah H. Mahyeldi, SP (Walikota Padang).

Namun jika di pagi Minggu itu hujan turun, Shalat Idul Adha dilaksanakan di Masjid Jamik serta di Masjid Al Furqan dan di Masjid Muhajirin, kata Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Padang Sibusuk, M. Haskil, Jumat (9/8) di Padang Sibusuk.

Shalat Idul Adha di Masjid Jamik, diperuntukan bagi jemaah laki-laki dengan imam dan khatib tetap Mahyeldi. Sedangkan Shalat Idul Adha di Masjid Al Furqan yang diperuntukan bagi jemaah perempuan, imam dan khatibnya, Jafrizal.

Sementara Shalat Idul Adha di Masjid Muhajirin dengan imam Miskal Sutan Mudo dan khatib H. Jamhur. M, jemaahnya kaum laki-laki dan kaum perempuan, jelas M. Haskil.

Sebelum Shalat Idul Adha dilaksanakan Minggu (11/8), PHBI Padang Sibusuk menyelenggarakan  takbiran keliling, Sabtu (10/8) malam, dengan rute  star di depan SDN 9 Padang Sibusuk, terus ke Simpang Caniago, Simpang PGA, jembatan Palak Kudo, Simpang Limo, Sindayan, Simpang Tolang, menelusuri jalan lintas Sumatera, simpang Mangkudu dan finis di depan SDN, ulas M. Haskil.

Selain para remaja dan orang dewasa, takbiran keliling berjalan kaki dengan penerangan obor dan iringan genderang, untuk  menyambut Hari Raya Idul Adha 1440 H, juga akan diikuti oleh murid SD serta siswa SLTP dan SLTA.

Khusus untuk pelajar, takbiran, dilombakan dalam tiga tingkat, yaitu tingkat SD,  SLTP dan tingkat SLTA. Yang dinilai terhadap peserta pelajar, adalah ketepatan bacaan takbir, keserasian genderang yang mengiringi dan kerapian barisan.

Di sisi lain M. Haskil menjelaskan, takbiran keliling mempergunakan kendaraan roda empat dan berjalan kaki dengan penerangan obor yang diikuti para remaja, orang dewasa, murid SD serta siswa SLTP dan SLTA, rutin dilaksanakan setiap malam menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha.  Tapi takbiran yang dilombahkan hanya dalam menyambut Hari Raya Idul Adha.

Disamping mensyiarkan Islam dan meningkatkan ukuwah Islamiah, tujuannya juga untuk memotivasi para pelajar agar gemar dan membiasakan diri mengumandangkan takbir, tahmid dan tasbih. Karena itu, ke depan takbiran yang dilombakan  akan dilaksanakan setiap malam menjelang  Hari Raya Idul Adha, kata M. Haskil. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.