Portal Kabupaten Sijunjung

Mulai Hidup Baru Setelah Ramadan

Sijunjung. MC. Sijunjung, – Bupati H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo berharap kepada seluruh pegawai Pemkab Sijunjung memanfaatkan Bulan Ramadan 1440 H yang masih tersisa untuk membersihkan hati, jiwa dan pikiran, karena sebagai insan lemah tahun depan belum tentu akan bertemu dengan bulan suci yang penuh berkah dan rahmat ini.

“Mumpung masih ada kesempatan, saya berharap kepada seluruh pegawai memanfaatkan Bulan Ramadan yang masih tersisa untuk membersihkan hati, jiwa dan pikiran, karena tahun depan belum tentu kita akan bertemu dengan bulan yang suci dan mulia ini,” kata bupati, Rabu (22/5), di ruang kerjanya.

Sebagaimana diketahui, selain penuh rahmat dan berkah, Ramadan juga bulan pengampunan dan pembakar dosa. Kesempatan bagi kaum muslimin dan muslimat untuk tafakur  menginsafi kelalaian, kekilafan, kekeliruan dan kesalahan.

Justru  itu, selagi Allah SWT memberi kesempatan, pergunakalah waktu yang masih tersisa dengan sebaik-baiknya, supaya ke depan tugas dan tanggungjawab yang dipikul bisa dilaksanakan dengan kebersihan hati, jiwa dan pikiran.

Sebagaimana yang sudah dilaksanakan, sesuai aturan dan ketentuan, program, tugas dan tanggungjawab sudah dibagi habis. Siapa tugasnya apa dan bertanggungjawab kepada siapa sudah jelas.

Untuk itu, setelah hati, jiwa dan pikiran ditempa dan dilatih selama Ramadan, ke depan laksanakanlah tugas dan tanggungjawab yang diemban sebagaimana mestinya. Mulailah hidup baru setelah Ramadan, petik hikmah yang terkandung dalam bulan yang agung dan mulia ini  untuk mengintrofeksi diri, lakukan perubahan ke arah yang lebih baik, karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Disamping membersihkan hati, jiwa dan pikiran, bupati juga mengajak kaum muslimin menjadikan memanfaatkan Bulan Ramadhan 1440 H yang masih tersisa untuk mengevaluasi diri atas rahmat dan nikmat yang diberikan Allah SWT.  

“Ramadan adalah bulan pengampunan dan pembakar dosa. Untuk itu manfaatkanlah momentum ini untuk mengevaluasi diri. Harta yang diberikan Allah SWT, untuk apa dipergunakan, karena harta yang milik kita adalah yang dibelanjakan di jalan Allah.  Usia yang dijangkakan, dalam 1×24 jam berapa yang dipergunakan untuk melaksanakan perintah Allah, berapa untuk urusan dunia dan berapa untuk perbuatan yang mengandung dosa. Hitung-hitunglah diri sebelum Tuhan menghitungnya,” pesan Bupati Yuswir Arifin. nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.