Portal Kabupaten Sijunjung

MUSRENBANG HASILKAN KESEPAKATAN

Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Sijunjung tahun 2017,  Selasa dan Rabu (14-15/3), di gedung Pancasila, tidak hanya  kesepakatan yang dihasilkan, tapi sasaran juga tercapai.

Musrenbang yang dibuka Bupati H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo dan ditutup Wakil Bupati H. Arrival Boy, pesertanya terdiri dari DPRD, kepala OPD, camat, delegasi kecamatan, walinagari, ketua LPM dan Kaur Pembangunan Nagari, kepala instansi vertikal, fasilitator Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), Lembaga Sosial Masyarakat (LSM), pimpinan organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat dan institusi terkait lainnya.

Kesepakatan yang dihasilkan, adalah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan oleh  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dijadikan prioritas pembangunan Kabupaten Sijunjung tahun 2018.

Disamping itu, melalui Musrenbang tahun 2017 ini juga telah terbangun konsensus, komitmen dan kemitraan antara pemerintah dengan segenap pelaku pembangunan lainnya.

Sedangkan sasaran yang dicapai, terinfentarisirnya program prioritas kegiatan pembangunan berdasarkan sumber pembiayaan (APBD Kabupaten Sijunjung, APBD Provinsi Sumbar dan APBN) dari tiga bidang perencanaan pembangunan serta tersusunnya rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2018.

Tiga bidang perencanaan pembangunan yang terinfentarisir, bidang sosial budaya terdiri dari 127 program dan 426 kegiatan dengan total dana Rp500.289.214.765. Bidang fisik prasarana terdiri dari 85 program dan 620 kegiatan dengan total dana Rp766.951.756.305. Bidang ekonomi terdiri dari 85 program dan 299 kegiatan dengan total dana Rp224.077.321.140.

Secara keseluruhan, pada ketiga bidang perencanaan itu terdapat 297 program dan 1.345  kegiatan dengan total anggaran Rp1.491.318.292.230.

Sementara rincian usulan menurut sumber pembiayaan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sijunjung Rp1.208.422.242.170, APBD Provinsi Sumatera Barat Rp7.415.367.000 serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Rp275.480.683.060.

Sedangkan rancangan RKPD tersusun sesuai sasaran setelah peserta Musrenbang membahas kerangka ekonomi daerah, kebijakan dan prioritas pembangunan daerah tahun 2018 serta rencana kerja dan pendanaan.

“Sebagaimana dilaporkan panitia pelaksana, dana yang kita perlukan untuk membiayai usulan program dan kegiatan yang disampaikan OPD setelah mengakomodir program dan kegiatan prioritas kecamatan, jumlahnya Rp1.491.318.292.230. Jumlah itu sangat besar bila dihadapkan dengan kemampuan keuangan daerah kita,” kata Wakil Bupati Arrival Boy.

Karena itu, usulan yang didanai APBD Kabupaten Sijunjung akan dimuat dalam RKPD tahun 2018 yang akan berlanjut dengan penyusunan KUA, PPAS dan RAPBD 2018.

Sedangkan usulan yang akan didanai APBD Provinsi Sumatera Barat, akan dibawa ke forum SKPD dan Musrenbang provinsi. Sementara usulan yang akan didanai APBN, akan dibawa ke forum pra Musrenbang dan Musrenbang Nasional akhir April 2017 di Jakrta.

“Kegiatan yang akan didanai APBN perlu dilengkapi dengan dokumen pendukung, seperti proposal dan usulan program. Disamping itu juga perlu dikawal hingga ke kementerian dan lembaga terkait,” tegas Wakil Bupati Arrival Boy. -nas [email protected]

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.