Portal Kabupaten Sijunjung

Peran Wartawan Diharapkan Dalam Mengawal Pemilu

Sijunjung. MC. Sijunjung, – Guna menciptakan pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019 berjalan, lancar, tertib, sukses, aman, nyaman dan damai dalam suasana daerah yang kondusif, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sijunjung lakukan berbagai upaya.

Satu dari berbagai upaya yang dilakukan, Bawaslu melaksanakan rapat koordinasi fasilitasi, publikasi dan pengawasan Pemilu dengan para wartawan yang berpos di Kabupaten Sijunjung, Sabtu (13/4), di wisma Keluarga.

Rapat yang dibuka ketua Bawaslu Kabupaten Sijunjung, Agus Hutrial Tatul, diikuti wartawan berbagai media masa, wartawan media onlini dan wartawan radio, dengan pembicara ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sijunjung; Lindo Karsyah, Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu; Riky Minarsyah serta Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa; Juni Wandri.

“Kita bertekad pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019 di Kabupaten Sijunjung berjalan lancar, tertib, sukses, aman, nyaman dan damai dalam suasana daerah yang kondusif,” kata ketua Bawaslu, Agus Hutrial Tatul.

Supaya tekad itu terwujud sesuai harapan, peran serta para wartawan sangat diharapkan dalam mengawal pelaksanaan Pemilu serentak, yaitu pemilihan DPRD Kabupaten Sijunjung, DPRD Provinsi Sumatera Barat, DPR RI, DPD RI serta presiden dan wakil presiden, agar terhindar dari money politik dan segala bentuk kecurangan.

Selain wartawan, peran serta segenap lapisan masyarakat juga sangat diharapkan dalam mengawal pelaksanaan Pemilu. Bila wartawan dan masyarakat  menemukan serta  melihat adanya pelanggaran, tolong laporkan kepada aparat berwenang supaya bisa ditindaklanjuti secara hukum,” harap ketua Bawaslu, Agus Hutrial Tatul.

Senada dengan ketua Bawaslu, ketua KPU Lindo Karsyah juga menjelaskan berbagai upaya yang dilakukan KPU Kabupaten Sijunjung Guna menciptakan Pemilu serentak berjalan, lancar, tertib, sukses, aman, nyaman dan damai dalam suasana daerah yang kondusif.

Berbagai upaya itu, antara lain menyelenggarakan lomba kreasi pentas seni dan Pemilu run. Lomba kreasi pentas seni yang bertujuan mensosialisasikan Pemilu, pesertanya adalah pemilih pemula yang berusia 17 sampai 21 tahun.

Sedangkan  Pemilu run, diikuti unsur Forkopimda, pejabat teras Pemkab, kepala OPD, pegawai, ketua dan anggota Bawaslu, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) serta pelajar dan masyarakat umum.

Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu, Riky Minarsyah dalam rapat itu menjelaskan bahwa berdasarkan pemetaan, di Kabapaten Sijunjung ada 79 Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan Pemilu karena berada di dekat posko (rumah tim kampanye).

Ke-79 TPS itu, 21 di Kecamatan Kamang Baru, enam di Kecamatan IV Nagari, 14 di Koto VII, dua di Kupitan, empat di Lubuk Tarok, 29 di Sijunjung dan tiga TPS di Kecamatan Tanjung Gadang.

Supaya tidak terjadi pelanggaran pada TPS rawan Pemilu itu, selain diharapkan pengawalan dari wartawan dan masyarakat, Bawaslu bersama aparat berwenang juga akan melakukan pengawasan secara ketat, kata Riky Minarsyah.

Sementara Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu, Juni Wandri, dalam rapat koordinasi itu menjelaskan penyelesaian penindakan pelanggaran atas temuan dan laporan pelanggaran Pemilu 2019. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.