• Subscribe

    Your Name (required)

    Your Email (required)

    Subject

    Your Message

(0754) 20064
[emailĀ protected]

Potensi Industri

INDUSTRI

KOPERASI & UKM

Kabupaten Sijunjung mempunyai hasil kayu yang berlimpah dan bahkan sebagian daerah di Sumatera Barat kayunya berasal dari Kabupaten Sijunjung. Ini berarti peluang besar untuk investasi di bidang perabotan (furniture) dan profil/lumbersering. Selain itu Kabupaten Sijunjung sebagai penghasil karet terbesar kedua di Sumatera Barat memiliki potensi kayu karet yang sudah tua untuk diolah menjadi perabot (furniture) bahkan hasil kerajinan dari kayu lainnya.

Potensi batu mar-mar yang berlokasi di daerah Tanjung Lolo, Kamang Baru dan daerah Tanjung Bonai Aur dimana kualitas mar-marnya terbaik di Indonesia merupakan peluang investasi bagi industri pengolahan batu mar-mar. Selain itu Kabupaten Sijunjung memiliki rotan dan manau yang berpotensi namun belum dikelola dengan maksimal, begitu juga untuk bambu saat ini sebagian besar petani baru menjual untuk bahan baku dan sedikit menjual barang olahan.

Dalam hal peningkatan potensi dan peluang bagi pelaku usaha tenun, pemerintah daerah melakukan upaya diantaranya pemakaian tenun Unggan setiap hari Kamis, mengikuti fashion show yang menggait designer nasional untuk mempergunakan tenun Unggan, sehingga tenun bisa digunakan dengan lebih fashionable serta dikenal di tingkat nasional serta adanya pemikiran untuk membuat perkampungan tenun Unggan.

Sektor perindustrian merupakan salah satu sektor peningkatan perekonomian masyarakat dalam skala industri kecil dan menengah. Menurut cabang industri terdapat industri hasil pertanian dan kehutanan, industri logam, mesin, kimia, dan industri aneka. Banyaknya usaha, tenaga kerja, dan jumlah investasi yang berizin (TDI) di Kabupaten Sijunjung dapat dilihat pada Tabel di bawah ini.

Banyaknya Usaha, Tenaga Kerja, Investasi Berizin (TDI) Menurut Cabang Industri di Kabupaten Sijunjung

No. Cabang Industri 2012 2013 2014
1. Industri Hasil Pertanian dan Kehutanan
a. Unit Usaha (Unit)
b. Tenaga Kerja (Orang)
c. Investasi (Rp000)

46
116
2.542.500

49
192
4.360.000

47
186
3.798.000
2. Industri Logam, Mesin, Kimia
a. Unit Usaha (Unit)
b. Tenaga Kerja (Orang)
c. Investasi (Rp000)

3
16
450.000

5
18
547.500

9
32
775.000
3. Industri Aneka
a. Unit Usaha (Unit)
b. Tenaga Kerja (Orang)
c. Investasi (Rp000)

36
121
2.089.000

26
165
2.698.500

17
60
973.000

Sumber : Sijunjung Dalam Angka 2012-2014

Koperasi sebagai sektor penggerak perekonomian masyarakat sehingga diharapkan mampu melaksanakan usaha secara professional. Untuk itu perlu peningkatan kualitas kelembagaan koperasi dan kesadaran masyarakat dalam berkoperasi. Berdasarkan jenis koperasi di Kabupaten Sijunjung, jumlah koperasi dari tahun 2012 sampai 2014 dapat dilihat pada Tabel.

Data Jenis Koperasi di Kabupaten Sijunjung

No. Jenis Koperasi 2012 2013 2014
1. KPRI 39 40 38
2. KUD 43 41 41
3. KSP 8 8 8
4. KSU 40 41 39
5. Koppas 4 4 4
6. Kopkar 4 5 3
7. Koperasi Lainnya 42 44 44
Jumlah 180 183 177

Sumber : Dinas Kopperindag Kab. Sijunjung, 2014


Jumlah koperasi tahun 2012 sebanyak 180 buah koperasi, didalamnya terdapat yang tidak aktif sebanyak 21 buah koperasi. Pada tahun 2013 terdapat 183 buah koperasi, didalamnya yang tidak aktif sebanyak 38 buah koperasi, dan pada tahun 2014 jumlah koperasi sebanyak 177 buah koperasi, yang tidak aktif sebanyak 106 buah koperasi. Koperasi yang tidak aktif adalah koperasi yang dua kali berturut-turut tidak melakukan RAT (Rapat Anggota Tahunan). Terjadinya pergantian pengurus koperasi yang tidak mempunyai kapasitas SDM yang memadai merupakan salah satu penyebab banyaknya koperasi yang tidak aktif serta mati. Jumlah koperasi per kecamatan, volume usaha serta banyaknya SHU (Sisa Hasil Usaha) dapat dilihat pada Tabel di bawah ini.

Jumlah Koperasi, Volume Usaha, serta Banyaknya SHU (Sisa Hasil Usaha) Per Kecamatan
Kecamatan 2012 2013 2014
Jml Vol.Usaha (000) SHU (000) Jml Vol.Usaha (000) SHU (000) Jml Vol. Usaha (000) SHU (000)
Kamang Baru 32 335.951.195 549.828 33 236.918.533 550.660 33 238.344 602.252.043
IV Nagari 10 2.881.191 74.268 11 4.243.994 145.969 11 4.034.800 158.857
Tanjung Gadang 13 2.645.116 268.269 14 3.078.961 120.567 14 3.044.826 131.634
Lubuk Tarok 11 794.337 49.262 10 637.255 40.317 10 374.188 41.390
Sumpur Kudus 25 4.868.969 474.551 25 5.756.164 677.632 25 4.745.664 561.521
Kupitan 8 4.290.504 135.872 9 6.485.289 232.160 9 4.613.094 239.754
Koto VII 31 2.144.088 187.904 31 3.758.324 477.500 30 4.150.904 505.175
Sijunjung 50 67.362.108 1.440.127 50 76.654.236 1.349.880 45 76.370.153 1.319.542

Sumber : Dinas Kopperindag Kab. Sijunjung, 2014

Disamping peningkatan kualitas masyarakat berkoperasi, juga terdapat kredit penguatan modal bagi UKM dari dana APBD Kabupaten Sijunjung. Kredit penguatan modal UKM ini bertujuan untuk membantu para pelaku UKM dalam peningkatan modal usaha dengan bunga kredit rendah sebesar 6% per tahun, sehingga dapat meningkatkan produksi serta memperluas pangsa pasar.

Besarnya kredit yang dikucurkan per kecamatan sejak tahun 2012 sampai 2014 dapat dilihat pada Tabel di bawah ini.


Besarnya Kredit Penguatan Modal UKM Kopperindag Per Kecamatan
Ā 

No. Kecamatan 2012 2013 2014
1. IV Nagari 57.500.000 45.000.000 152.000.000
2. Kmg. Baru 182.500.000 65.000.000 25.000.000
3. Koto VII 230.000.000 340.000.000 240.000.000
4. Kupitan 115.000.000 15.000.000 25.000.000
5. Lubuk Tarok 30.000.000 45.000.000 75.000.000
6. Sijunjung 487.000.000 480.000.000 675.000.000
7. Sp. Kudus 514.000.000 650.000.000 510.000.000
8. Tj. Gadang 75.500.000 30.000.000 110.000.000
Jumlah 1.691.500.000 1.670.000.000 1.812.000.000

Sumber : Dinas Kopperindag Kab. Sijunjung, 2014

error: Mouse Klik kanan anda rusak !!