• Subscribe

    Your Name (required)

    Your Email (required)

    Subject

    Your Message

(0754) 20064
[email protected]

Potensi Kependudukan Dan Sumber Daya Manusia

1.  Jumlah dan Laju Pertumbuhan Penduduk

 

Berdasarkan data penduduk hasil Sensus Penduduk 2010, selama sepuluh tahun terakhir terdapat kecenderungan peningkatan jumlah penduduk Kabupaten Sijunjung, hal ini dapat dilihat selisih antara jumlah penduduk tahun 2009 dan 2000 sebanyak 30.491 Jiwa atau mengalami rata-rata pertumbuhan  sebesar 1,9%.

Kecamatan yang mengalami pertumbuhan penduduk cukup besar yaitu Kecamatan IV Nagari dan Kamang Baru dengan rata-rata pertumbuhan 2.99 dan 2,93 .% dan terendah yaitu Kecamatan Lubuk Tarok yang mengalami pertumbuhan penduduk hanya 1,13%. Penyebaran penduduk di masing-masing kecamatan belum merata, jumlah penduduk tertinggi berada di Kecamatan Kamang Baru yang merupakan pusat aktivitas ekonomi dengan jumlah 41.375 jiwa  sedangkan  jumlah  penduduk  terkecil  yaitu  Kecamatan  Kupitan  dengan jumlah  penduduk  12.540  jiwa.

 

2.  Distribusi dan Kepadatan Penduduk

 

Berdasarkan data  jumlah  penduduk di Kabupaten  Sijunjung,  kepadatan penduduk bruto terbesar terdapat di Kecamatan Koto VII (241,70 Jiwa/Km2) kemudian Kecamatan Kupitan yaitu 179,77 Jiwa/Km2. Sedangkan untuk kepadatan terendah terdapat di Kecamatan Sumpur Kudus yaitu 35,10 jiwa/Km2 dan Kecamatan Kamang Baru sebanyak 46,67 jiwa/Km2.

Sedangkan kepadatan netto/kepadatan lingkungan pemukiman terbesar terdapat di Kecamatan Tanjung Gadang (117,62 jiwa/ha) dan terkecil terdapat di Kecamatan Kamang Baru (44,4 jiwa/ha).Untuk lebih jelasnya kepadatan penduduk di Kabupaten Sijunjung dapat dilihat pada tabel berikut :

 

KEPADATAN  PENDUDUK KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2010

 

NO KECAMATAN Luas Wilayah(Ha) Luas Pemukiman(Ha) Jumlah Penduduk KepadatanBruto KepadatanNetto
1 Kamang Baru 88,593 932 41,375 466,7 44.44
2 Tanjung Gadang 50,651 194 22,868 450,7 117.62
3 Sijunjung 56,388 789 41,030 728,4 51.93
4 Lubuk Tarok 19,233 143 14,125 734,2 98.53
5 Kupitan 6,966 133 12,540 1.797,7 94.21
6 IV Nagari 12,529 190 14,065 1.122,1 73.88
7 Koto VII 13,608 505 32,851 2.417,0 65.01
8 Sumpur Kudus 65,112 305 22,969 351,0 74.98
Jumlah 2010 313,080 3,191 201,823

Sumber: Hasil Analisis, 2010

 

3.  Adat Istiadat Penduduk

 

Penduduk Kabupaten Sijunjung sebagian besar merupakan suku Minangkabau  yaitu  186.176  jiwa  (92.33%),  lainnya  adalah  penduduk dengan suku bangsa Jawa, Batak, Kerinci dan Melayu. Keanekaragaman suku bangsa ini telah mampu memperluas khasanah budaya di Kabupaten Sijunjung.

Kembali ke sistem pemeritahan nagari salah satu tujuannya adalah untuk mempertahankan adat isitiadat yang ada di nagari, yang sampai saat ini dinilai berjalan cukup efektif. Sebagaiman masayarakat Minangkabau lainnya, masyarakat Kabupaten Sijunjung sangat terkenal dan teguh dalam menjalankan “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”. Ini artinya masyarakat menjalankan agama beriringan dengan mempertahankan adat istiadatnya.

Suatu hal menarik yang bisa  menjadi modal bagi Kabupaten Sijunjung dalam menjalankan pembangunan adalah sebuah hasil penelitian yang menunjukkan bahwa masyarakat melalui sub-suku yang ada pada masing- masing nagari dalam Kabupaten Sijunjung ternyata mempunyai hubungan kultural/adat/tali persaudaraan antara satu nagari dengan nagari lainnya. Jika kenyataan ini terus digali dan disosialisasikan keberadaanya kepada tiap  masyarakat dalam  nagari maka  hal ini akan menjadi modal sosial pemersatu masyarakat dalam Kabupaten Sijunjung. Selain itu masyarakat dalam kesehariannya juga masih melakukan aktifitas dalam rangka mempertahankan budaya seperti kegiatan randai, tari, Baillau, batobo, berkaul adat, dan lainnya.