• Subscribe

    Your Name (required)

    Your Email (required)

    Subject

    Your Message

(0754) 20064
[email protected]

SEDEKAH MERINGANKAN KEGALAUAN JIWA

Disamping mulia dan agung, memberi sedekah kepada fakir miskin,  yatim piatu dan orang terlantar  dengan niat yang tulus dan ikhlas untuk meringankan beban sesama serta mengharap redha Allah SWT, juga merupakan salah satu perbuatan yang mampu melapangkan dada dan membuka hati nurani.

Karena sesungguhnya orang yang mempersembahkan kebaikan, Allah akan membalasnya dengan kelapangan dada, kesenangan, ketenangan jiwa, kebahagiaan serta keluasan hati nurani dan keluasan rezki

Justru itu, bersedekahlah walaupun sedikit. Dan jangan meremehkan sedekah yang diberikan meski itu hanya sepotong roti, secangkir kopi atau segelas air putih.

Bersedekahlah kepada fakir miskin, yatim piatu dan orang terlantar. Tolonglah orang yang sengsara. Berilah makan orang yang sedang kelaparan. Insyaallah kita akan menemukan bahwa sesungguhnya Allah telah meringankan kegalauan jiwa, kegelisaan diri dan kesedihan hati. Karena sesungguhnya sedekah itu adalah obat yang tidak akan ditemukan selain dari di apotek syariat Islam.

Rasulullah SAW bersabdah, “Obatilah penyakit-penyakitmu dengan bersedekah.”  Sabdah Rasulullah yang lain, “sesungguhnya sedekah itu memadamkan api kemurkaan Allah dan mencegah kematian yang buruk.”

Karena itu, biasakanlah diri bersedekah. Berikan sebagian harta yang dimiliki kepada fakir miskin, yatim piatu, orang terlantar yang kadangkala makan kadangkala tidak lantaran tidak punya. Karena sesungguhnya pada kaum muslimin tertumpang rezki orang yang mesti diberikan.

Waiz taazzana rabbukum lain syakartum laazidannakum walain kafartum inna ‘azabi lasyadid. Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”

 Bila  kaum muslimin mampu dan mau memahami serta menghayati  Firman Allah SWT dalam surat Ibrahim ayat 7 surat ke-14 ini, pasti mereka akan mensyukuri setiap nikmat yang diterima, baik itu nikmat umur, kesehatan dan kesempatan maupun nikmat rezki.

Karena dalam surat Ibrahim itu Allah SWT bertegas-tegas mengatakan, “siapa yang mensyukuri nikmat-KU, niscaya akan Ku tambah. Jika diingkari, ingat! Azab-Ku sangat pedih.”

Begitu tegas dan pastinya peringatan Allah dalam kitab Suci Al Quran yang  merupakan  pegangan, pedoman, tuntunan dan petunjuk bagi umat Islam dalam mengarungi hidup dan kehidupan di alam fana ini.

Tapi, mensyukuri nikmat dan rezki yang diterima, tidak cukup hanya dengan berucap terima kasih dan Alhamdulillah, namun yang dituntut dan disuruh oleh Allah SWT,  adalah membelanjakan di jalan yang diredhai-Nya.

Untuk itu, mumpung masih ada waktu dan kesempatan, selagi nyawa masih di badan, mari kita syukuri setiap nikmat yang diterima. Derma dan sedekahkan  sebagian harta kepada fakir miskin, yatim piatu, orang terlantar dan tempat beribadah, supaya kita tidak termasuk orang yang ingkar.

Lagi pula, sebagaimana sabdah Rasulullah, murka Allah akan terhalang bila masih ada orang yang gemar bersedekah. Untuk itu marilah kita mendermakan sebagian harta yang dimiliki kepada yang berhak menerima, supaya  kita terhindar dari musibah dan bencana. Semoga. –[email protected]

Leave a Reply