• Subscribe

    Your Name (required)

    Your Email (required)

    Subject

    Your Message

(0754) 20064
[email protected]

SIJUNJUNG BERDUKA, SEKDA AT ROHENDI MENINGGAL DUNIA.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sijunjung, Drs. Ade Taufik Rohendi, MM meninggal dunia pada Kamis (18/5) sekitar pukul 03.15 dini hari, pada usia 59 tahun di RSUP M.Djamil Padang. Sebelumnya beliau sempat dirawat sehari sebelumnya disana, tepatnya semenjak Rabu (17/5). Berita duka tersebut sontak membuat jajaran pemerintah daerah dan aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan pemkab terkejut dan menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya kepada almarhum dan keluarga.

Jenazah Ade Taufik Rohendi dibawa kerumah duka yang terletak di Jorong Gambok, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung untuk diselenggarakan. Pria kelahiran  Cirebon, Jawa Barat pada 11 Januari 1958 tersebut dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Gambok, Muaro Sijunjung. Almarhum meninggalkan seorang isteri, Yurnita dan tiga orang anak, Liza Hadiyati, Liliani Royhan dan Faisal Fajri.

Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin dan Arrival Boy secara pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah serta masyarakat Kabupaten Sijunjung mengucapkan duka sedalam-dalamnya.

Ia mengaku terkejut dengan kabar meninggalnya, AT Rohendi setelah beberapa hari sebelumnya sempat mengikuti apel bersama dan sekaligus bermaafan menjelang memasuki bulan Ramadhan bersama ASN di lingkungan Pemkab Sijunjung.

Ade Taufik Rohendi, merintis karier sebagai birokrat di lingkungan Pemkab Sijunjung sejak tahun 1985. Setahun kemudian, diangkat sebagai Kepala Seksi PMS dan Pemerintahan pada Bappeda kemudian terus meningkat. Almarhum dipercaya menjadi Sekretaris Itwilkab, tahun 2002 menjadi PJ. Kabid Kessos Itwilkab, tahun 2003 menjabat Sekretaris BPKD, tahun 2004 menjadi KTU BPKD. Pada tahun 2006 dilantik sebagai kepala BPKD. Dua tahun menjabat kepala, beliau dipromosikan sebagai kepala Inspektorat Wilayah Kabupaten Sijunjung, dan kemudian pada tahun 2010 menjabat Asisten Administrasi dan Kesra. Pada Oktober 2012 hingga meninggal dunia, beliau dipercaya Bupati Sijunjung Yuswir Arifin sebagai Sekdakab Sijunjung.

Kepala Bagian Humasy dan Protokoler Pemkab Sijunjung, Henri Chaniago mengatakan, sehari sebelum di panggil yang Kuasa beliau sempat merasakan kurang enak badan, namun tidak ada riwayat penyakit dari pihak rumah sakit terhadap almarhum. Sebelum dirujuk ke RSUP M Djamil Padang, almarhum sempat dibawa ke RSUD Sijunjung terlebih dahulu, dan pada Kamis (18/5) beliau dipanggil yang Kuasa. “Sebelum dirujuk ke Padang, beliau sempat dibawa ke RSUD Sijunjung terlebih dahulu, dan pada Kamis sekitar pukul 03.15 beliau meninggal dunia, jenazah dimakamkan di TPU Gambok Muaro Sijunjung,” tuturnya.[email protected]

Leave a Reply