Portal Kabupaten Sijunjung

SIJUNJUNG DAPAT ALOKASIKAN DANA RP 75 MILIAR

Bupati H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo mengucapkan terima kasih kepada Menteri Perindustrian yang yang telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 Rp1,3 miliar untuk membangun gedung produksi tenun, di Nagari Unggan, Kecamatan Sumpur Kudus.

Ucapan terima kasih disampaikan bupati kepada menteri melalaui Direktur Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI) Kementerian Perindustrian, Busharmaidi pada peresmian pemakaian gedung produksi tenun yang dibangun.

Seiring dengan persemian gedung, direktur PPI menutup pendidikan dan pelatihan (Diklat) menenun yang diikuti 70 masyarakat Nagari Unggan dan Silantai sejak 20 Februari 2017 pada gedung yang diresmikan.

Peresmian pemakaian gedung serta penutupan Diklat yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan  membuka tanda peserta, dihadiri Kepala Balai  Diklat Industri (BDI) Padang, Jonni Afrizon, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dagperinkop UKM) Kabupaten Sijunjung, Em Yasri, ketua dan wakil ketua Dekranasda Ny. En Yuswir Arifin dan Ny. Ria Arrival Boy, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Sumpur Kudus, Syamsu. J serta walinagi, tokoh dan pemuka masyarakat Unggan.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Sijunjung, saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Menteri Perindustrian dan bapak direktur PPI yang yang telah mengalokasikan DAK tahun 2016 Rp1,3 miliar untuk membangun gedung produksi tenun yang anggun dan megah ini,” kata Bupati Yuswir Arifin.

“Kita berharap gedung produksi tenun yang dibangun  dimanfaatkan oleh pelaku industri tenun seoptimal mungkin, supaya tujuan pembangunan gedung, meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, terutama pelaku industri tenun tercapai sesuai harapan.”

Sementara kepada 70 masyarakat Nagari Unggan dan Silantai yang mengikuti Diklat menenun sejak 20 Februari lalu, diharapkan dan dipesankan ilmu yang diperoleh dipergunakan untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan, ulas bupati.

Selain gedung produksi tenun yang sudah dibangun dan diresmikan pemakaiannya, sebagaimana informasi yang diterima, dalam tahun 2017 ini, Kementerian Perindustrian juga akan mengalokasikan anggaran alokasi khusus Rp75 miliar lebih untuk Kabupaten Sijunjung.

Dana itu antara lain akan dipergunakan untuk urusan industri kecil menengah yang ada di Kabupaten Sijunjung serta untuk membangun gedung produksi minuman Garcie Tea Asam Gelugur di Nagari Latang, Kecamatan Lubuk Tarok.

“Kami  pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Sijunjung berharap, informasi yang diterima tidak hanya sekedar informasi, tapi menjadi kenyataan seperti Rp1,3 miliar DAK tahun 2016 yang dialokasikan untuk membangun gedung produksi tenun yang hari ini kita resmikan pemakaiannya,” harap Bupati Yuswir Arifin. –[email protected]

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.