Portal Kabupaten Sijunjung

Tim Sijunjung Nilai Nagari Tanjung

Tanjung. MC. Sijunjung, – Tim penilai nagari berprestasi tingkat Kabupaten Sijunjung menilai Nagari Tanjung, Kecamatan Koto VII, Senin (18/3). Tim yang diketuai Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Sijunjung,  Khamsiardi, beranggota 19 orang.

Ke-19 anggota itu, Ayu Bony Dwi Fitha (Kabid Pemerintahan Nagari DPMN), Nasruddin (Kabid Keuangan dan Pembangunan DPMN), Nasrul (Kabid Pemberdayaan Masyarakat DPMN),            Basinar (Kabid Perindustrian Dinas Dagperinkop UKM).

Rosman Effendi (Kabid Perencanaan Sosbud Bapppeda), Lidya Alfadhli  (Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes), Yulwaren (Kabid Bidang Manajemen Data dan Sistem Informasi Dinas Kominfo).

Adha Norrfedy (Kasi Pembinaan Sejarah dan Kepurbakalaan Disdikbud), Afri Dewi (Kasi Kesatuan Bangsa Kantor Kesbangpol dan Linmas), Eva Lina  (Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD).

Taufik Fadhillah (Kasi Kerjasama dan Evaluasi Perkembangan Nagari DPMN), Yulia Astuti (Kasi Pengembangan dan Kapasias Aparatur DPMN), Dewinta Indri Astuti (Kasi Penataan Administrasi Pemerintahan Nagari DPMN).

Ny. Analisa Yunanto Masri (wakil ketua III TP-PKK Kabupaten Sijunjung), Nasrul Rasyad (pers) serta Syamsu Anwar,  Lola Silviani, Un Masdi, Wahyudi Gusfitrian Janis (Funsional Umum DPMN).

Pembukaan dan pelaksanaan penilaian yang berlangsung di gedung serbaguna Nagari Tanjung, dihadiri anggota DPRD Kabupaten Sijunjung; Amizal, Forkopimcam, kepala instansi, walinagari dan ketua Badan Pemusyawaratan Nagari (BPN) se-Kecamatan Koto VII serta pemerintahan nagari, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang dan ratusan masyarakat.

Ketua tim penilai, Khamsiardi mengatakan, penilaian nagari berprestasi merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan pemerintah Kabupaten Sijunjung. Indikator yang dinilai berpedoman pada Permendagri nomor 81 tahun 2015 tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan yang meliputi penyelenggaraan pemerintahan, penataan kewilayaan dan kemasyarakatan.

Evaluasi bidang pemerintahan, meliputi aspek pemerintahan, aspek kinerja serta aspek inisiatif dan kreativitas dalam pemberdayaan masyarakat dan nagari yang berbasis teknologi informasi serta pelestarian adat dan budaya.

Evaluasi penataan kewilayaan nagari, meliputi aspek identitas nagari, batas nagari, inovasi, tanggap dan siaga bencana serta aspek pengaturan investasi. Sedangkan evaluasi kemasyarakatan, meliputi aspek partisipasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan, pemberdayaan kesejahteraan keluarga, keamanan, ketertiban, pendidikan, kesehatan, ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan aspek peningkatan kapasitas masyarakat, kata Khamsiardi. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.