Portal Kabupaten Sijunjung

TINGKATKAN AKHLAK MULIA SISWA DENGAN ADANYA HIFDZHUL QURAN

Sebanyak 132 peserta dari seluruh SD dan SMP se-Kabupaten Sijunjung mengikuti Olimpiade Hifdzhul Quran yang digelar Sekolah Islam Terpadu (SIT) Kautsar Ilmi Jumat-Sabtu (30-31/3). Kegiatan tersebut digelar di Sekolah IT Kautsar Ilmi.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dihadiri Kepala Bagian Humasy dan Protokoler Setdakab, Kepala Kemenag Sijunjung, Ketua Yayasan Kautsar Ilmi, Dewan Juri dan Guru SIT Kautsar Ilmi serta Peserta Olimpiade Hifdzhul Quran.

Eska Adeputra selaku Ketua Panitia melaporkan kegiatan ini merupakan bentuk dan semangat cinta terhadap Al-Qur’an dan sebagai salah satu kegiatan perdana OSIS  SMPIT Kautsar Ilmi.

“Pada olimpiade ini ada empat kategori yaitu kategori hafalan setengah juz tingkat SD dengan peserta 70 orang, kategori hafalan satu juz tingkat SD dengan peserta 42 orang, kategori hafalan satu juz tingkat SMP Putra dengan peserta 12 dan Kategori hafalan satu juz tingkat SMP Putri dengan peserta 8 orang”, kata Eska.

“Penyelenggaraan Olimpiade Hifdzhul Quran ini memberikan dampak positif bagi para siswa”, ungkap Ketua Yayasan Kautsar Ilmi, H. Yohandrizon Syamsu,SP.

Yohandrizon  menambahkan pelaksanaan Olimpiade Hifdzhul Quran yang digelar untuk pertama kalinya di SIT Kautsar ini.

“Insyallah akan menjadi agenda tahunan disetiap tahunnya” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi kebiasaan baru yang positif. Pasalnya, masyarakat selama ini hanya mengenal ajang olimpiade sains, seperti fisika, matematika, maupun pengetahuan umum lainnya.

Dengan adanya Olimpiade Hifdzhul Quran, para siswa diharapkan dapat terpacu untuk terus membiasakan diri membaca Alquran dan memahami kandungan yang terdapat di dalamnya. Sehingga, para siswa tersebut mempunyai akhlak mulia sesuai dengan tuntunan Alquran.

Bupati Sijunjung yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rizal Efendi,SE mengatakan Pemerintah Daerah sangat mengapresisasi kegiatan olimpiade Hifdzhul Quran ini, karena merupakan sarana strategis untuk menciptakan generasi atau Sumber Daya Manusia berkualitas.

“Mudah-mudahan anak-anak kita ini menjadi generasi muda yang berakhlak Al-Quran, mengingat begitu besar ancaman-ancaman ke depan buat bangsa ini. Antara lain narkoba, seks bebas, pornografi, LGBT, dan lain-lain sebagainya”, pungkasnya. (Dicko-Kominfo)@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.