Portal Kabupaten Sijunjung

WABUP APRESIASI WARGA PERTAHANKAN TRADISI “MAARAK PADI”

Warga Jorong Sungai Gemiri Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII menggelar tradisi sedekah padi atau yang sering disebut ” Maarak Padi ” (membawa padi) usai panen.

Tradisi ini digelar sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas panen yang diperoleh. Hampir seluruh masyarakat Jorong Sungai Gemiri mengikuti tradisi ini. Padi tersebut mereka sumbangkan untuk pembangunan Masjid atau Musholla.

Prosesi “Maarak Padi” diawali dengan arak-arakan warga yang membawa kambuik atau wadah yang berisi padi menuju Masjid Muhajirin.

Arak-arakan ini juga diikuti barisan Bundo Kanduang yang memakai pakaian adat. Kaum ibu-ibu lainnya memakai pakaian seragam berwarna warni. Mereka juga membawa jamba yang didalamnya berisi nasi, sambal dan air minum  untuk disantap bersama di acara tersebut.

Wakil Bupati Sijunjung Arrival Boy mengapresiasikan tradisi “Maarak Padi” yang digelar warga Jorong Sungai Gemiri tersebut.

Tradisi ini, sebutnya, merupakan warisan budaya yang perlu dipertahankan. Sebab tradisi ini hanya ada di Jorong Sungai Gemiri Padang Laweh.

” Ini bagian dan cara kita  memulai langkah ibadah dengan cara menyisihkan sebagian pendapatan,” ucapnya.

Karena itu, Wabup meminta masyarakat Sungai Gemiri untuk tetap mempertahankan budaya yang ditinggalkan para pendahulu.

“Tak hanya mempertahankan tetapi juga mewariskannya kepada anak cucu. Maarak Padi ini merupakan budaya yang harus dipertahankan dan diwariskan ke anak cucu kita sebagai pewaris budaya,” ujarnya.

Hadir dalam acara itu, Kabag Kesra Setdakab, M.Hasbi, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Liswandi, mantan Bupati Solok, Syamsu Rahim, Pemerintah Kecamatan dan Nagari, Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang dan undangan lainnya.-zet@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.