Portal Kabupaten Sijunjung

Walinagari Harus Berperan Aktif Memberantas Narkoba

Sijunjung. MC. Sijunjung, – Bupati Sijunjung H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo menekankan seluruh walinagari dan pengurus lembaga nagari harus berperan aktif dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

Peran aktif wali dan pengurus lembaga nagari tidak hanya sekedar diperlukan, tapi sangat penting, karena sekarang penyalahgunaan narkoba menunjukan detensi meningkat yang sangat memprihatinkan dan membahayakan kehidupan masyarakat, terutama generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.

“Jika tidak ada kendala, habis lebaran nanti, kita bersama aparat kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNK) dan aparat lain, akan memberantas peredaran Narkoba di seluruh nagari dalam Kabupaten Sijunjung. Karena itu, peran aktif wali dan pengurus lembaga nagari tidak hanya sekedar diperlukan, tapi sangat penting,” tegas bupati.

Penegasan itu disampaikan bupati Yuswir Arifin dalam acara berbuka puasa bersama dengan walinagari dan kepala desa, ketua Badan Pemusyawaratan Nagai (BPN) dan ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkaba (LKAAM) kecamatan, ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Kepala Urusan Agama (KUA), ketua partai politik (Parpol), ketua Komiten Nasional Pemuda Indnesia (KNPI) dan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), di rumah dinas bupati, Selasa (14/5) malam.

Disamping ketua dan pengurus berbagai lembaga itu, juga hadir Wakil Bupati; H. Arrival Boy, Asisten Perekonomian dan Pembangunan; H. Edwin Suprayogi, Kabag Kesra; Dodi Katim serta Kabag Humas dan Protokol; Yunani.

Bupati mengatakan, penyalahgunaan narkotika, psikotropika, prekusor dan zat aditif lainnya (NAPZA), tidak saja telah menjadi permasalahan dunia, tapi juga sudah merupakan bahaya global yang mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.

Khusus di Indonesia penyalahgunaan narkoba menunjukan detensi meningkat yang sangat memprihatinkan dan membahayakan kehidupan masyarakat, terutama generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.

Hal yang sangat memprihatinkan dan menakutkan, berdasarkan evaluasi BNK, dewasa ini korban penyalahgunaan narkoba tidak saja pemuda pemudi yang kehilangan semangat dan gairah hidup, tapi juga generasi muda produktif dan potensial.

Bila hal ini tidak segera diantisipasi, ke depan bangsa ini akan menghadapi suatu ancaman yang maha dasyat, yaitu rusak dan hancurnya generasi penerus. Klimaksnya, negara akan kehilangan generasi pelanjut perjuangan dan pembangunan.

“Kabupaten Sijunjung yang memiliki jalan raya lintas Sumatera, tidak tertutup kemungkinan dijadikan jalur peredaran gelap Narkoba oleh jaringannya. Justru itu, supaya korban penyalahgunaan Narkoba tidak semakin berjatuhan, terutama di daerah kita, habis lebaran nanti, kita bersama aparat kepolisian, BNK dan aparat lain, akan memberantas peredaran Narkoba di seluruh nagari dalam Kabupaten Sijunjung. Karena itu, peran aktif wali dan pengurus lembaga nagari tidak hanya sekedar diperlukan, tapi sangat penting,” kata Bupati Yuswir Arifin mengulangi penegasannya. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.