• Subscribe

    Your Name (required)

    Your Email (required)

    Subject

    Your Message

(0754) 20064
[email protected]

WUJUDKAN PEMUDA BERMENTAL KUAT

Sabtu 28 Oktober mendatang, bangsa Indonesia memperingati hari sumpah pemuda ke-89. Untuk tingkat Kabupaten Sijunjung, upacara peringatan rencananya dipusatkan di lapangan sepakbola M. Yamin.

 Berkaitan dengan peringatan hari bersejarah itu, Wakil Bupati Sijunjung H. Arrival Boy mengatakan, bangsa Indonesia memerlukan tampilnya para pemuda dengan semangat solidaritas kuat, teguh intergritasnya serta profesional dalam pengabdian.

Semangat solidaritas mengandung nilai empati sosial, yakni kemampuan merasakan penderitaan sesama dan kesadaran berbagi rasa dengan orang lain. Integritas ditandai dengan adanya keteguhan akhlak, sikap berani bertanggungjawab.

Sedangkan professional, mengandalkan adanya etos kerja, kemampuan inovasi, produktivitas dan kemampuan berdaya saing, kata Wabup Arrival Boy, Selasa (24/10), di ruang kerjanya.

Mencermati problematika kepemudaan di tanah air dan di daerah dewasa ini, Wabup mengaku masih banyak “pekerjaan rumah” yang harus diselesaikan.

 Pekerjaan rumah itu, rendahnya tingkat partisipasi angkatan kerja pemuda, belum serasinya kebijakan kepemudaan, rendahnya kemampuan kewirausahaan pemuda dan tingginya pengangguran.

Selain itu, budaya asing yang masuk dengan derasnya sampai ke pelosok negri dan ke dalam kamar para remaja melalui kecanggihan teknologi, juga mempengaruhi hidup keseharian sebagian pemuda.

 Karena itu, perlu disadari bahwa problematika kepemudaan harus diatasi secara bersama dengan melakukan berbagai upaya pemberdayaan dan pengembangan pemuda dalam meningkatkan daya saing, agar pemuda dapat berperan aktif dalam pembangunan dan mampu bersaing dalam iklim kompetisi global.

Disamping itu, para pemuda harus menyadari bahwa daya saing perlu terus menerus dibangun di atas landasan kualitas personil menyangkut cara berpikir, wawasan, tingkah laku, integritas, moralitas dan kemampuan beradaptasi dengan nilai-nilai postif dari globalisasi.

Yang tidak kalah pentinya, pemuda harus mampu mengembangkan talenta kreatifitas, inovasi dan produktifitas, supaya menjadi insan pembangunan yang selalu mengedepankan daya nalar, pikiran sehat, argemen, berbasis pengetahuan dan kompetensi demi kemajuan bangsa.

Kesemua ini menjadi landasan untuk mencapai empat sasaran pokok yang harus diwujudkan dalam pembangunan kepemudaan, yaitu pemuda yang bermental kuat dan berakhlak mulia, pemuda yang sehat fisik dan mental, pemuda yang berpendidikan serta pemuda yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan, jelas Wabup Arrival Boy. –[email protected]

Leave a Reply